Jakarta, 20 September 2026 – Toyota bZ4X Touring menunjukkan kemampuan yang lebih agresif ketika diuji di lintasan off-road, sekaligus memperlihatkan bahwa mobil listrik tidak hanya mengandalkan efisiensi untuk penggunaan perkotaan. Varian terbaru keluarga bZ4X tersebut hadir dengan dimensi lebih besar dan kemampuan penggerak yang ditingkatkan dibandingkan model standar. Dalam konfigurasi penggerak semua roda atau AWD, tenaga gabungannya dapat mencapai sekitar 380 daya kuda. Tenaga besar tersebut disalurkan melalui motor listrik yang ditempatkan pada gandar depan dan belakang. Sistem tersebut memungkinkan kendaraan mengatur distribusi tenaga sesuai kondisi permukaan yang dilalui. Kemampuan itu menjadi salah satu modal bZ4X Touring ketika menghadapi jalur tanah, tanjakan dan permukaan dengan traksi rendah.
Pengujian di lintasan off-road memperlihatkan sistem AWD bekerja untuk menjaga kendaraan tetap mendapatkan cengkeraman ketika melewati medan yang tidak rata. Motor listrik memiliki karakter torsi instan sehingga tenaga dapat tersedia sejak pengemudi mulai menekan pedal akselerator. Kondisi tersebut memberikan keuntungan ketika kendaraan harus melewati tanjakan atau keluar dari permukaan yang licin. Toyota juga membekali bZ4X Touring dengan sistem pengaturan berkendara yang dapat menyesuaikan karakter kendaraan terhadap kondisi medan. Sistem elektronik mengontrol tenaga yang dikirimkan ke masing-masing roda agar risiko kehilangan traksi dapat dikurangi. Meski demikian, bZ4X Touring tetap dikembangkan sebagai SUV listrik serbaguna dan bukan kendaraan off-road ekstrem.
Selain performa, bZ4X Touring mendapatkan perubahan pada ukuran bodi yang membuatnya lebih praktis untuk perjalanan jarak jauh. Bagian belakang dibuat lebih panjang dibandingkan bZ4X reguler sehingga kapasitas ruang bagasi meningkat. Volume bagasi mencapai sekitar 600 liter dan memberikan ruang lebih besar untuk membawa perlengkapan perjalanan. Dimensi tersebut membuat model Touring diarahkan kepada pengguna yang membutuhkan kendaraan keluarga dengan kemampuan membawa barang lebih banyak. Desain eksterior tetap mempertahankan karakter bZ4X dengan sejumlah penyesuaian untuk memberikan kesan lebih tangguh. Beberapa elemen pelindung bodi juga digunakan untuk memperkuat karakter SUV pada kendaraan listrik tersebut.
Sumber tenaga bZ4X Touring berasal dari baterai berkapasitas sekitar 74,7 kWh. Toyota menyediakan konfigurasi penggerak roda depan maupun AWD dengan keluaran tenaga yang berbeda. Varian AWD menjadi model dengan performa tertinggi karena menggunakan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan sekitar 380 daya kuda. Selain memberikan akselerasi lebih kuat, penggunaan dua motor memungkinkan sistem mengendalikan traksi pada keempat roda secara lebih efektif. Kemampuan pengisian cepat juga menjadi bagian penting agar waktu pengisian baterai dapat dipersingkat ketika melakukan perjalanan jauh. Toyota turut mengembangkan sistem pengelolaan suhu baterai untuk menjaga performa pengisian dalam berbagai kondisi.
Kemampuan melewati medan off-road menjadi bagian dari upaya Toyota memperluas fungsi kendaraan listrik di luar penggunaan sehari-hari di perkotaan. Tantangan utama kendaraan listrik ketika digunakan di medan berat antara lain konsumsi energi yang meningkat, bobot baterai dan kebutuhan menjaga temperatur sistem penggerak. Karena itu, pengelolaan tenaga menjadi penting agar kendaraan tetap memiliki jarak tempuh yang memadai setelah melewati jalur dengan hambatan tinggi. Distribusi bobot baterai yang berada di bagian bawah kendaraan juga memberikan pusat gravitasi rendah sehingga membantu kestabilan. Namun, pengemudi tetap perlu memperhatikan kondisi medan dan jarak bebas tanah ketika melewati jalur yang ekstrem. Pengujian tersebut menunjukkan kemampuan bZ4X Touring lebih diarahkan untuk mendukung perjalanan rekreasi dan medan ringan hingga menengah.
Toyota bZ4X Touring memperlihatkan arah pengembangan SUV listrik yang menggabungkan tenaga besar, ruang kabin lebih praktis dan kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan. Tenaga sekitar 380 daya kuda pada varian AWD menjadikannya jauh lebih bertenaga dibandingkan bZ4X generasi sebelumnya. Kapasitas bagasi yang lebih besar juga memperkuat posisinya sebagai kendaraan yang ditujukan untuk perjalanan keluarga dan aktivitas luar ruang. Meski kemampuan off-road menjadi salah satu daya tarik, efisiensi baterai dan kenyamanan penggunaan sehari-hari tetap menjadi bagian utama dari pengembangannya. Toyota diperkirakan menawarkan model tersebut secara bertahap di sejumlah pasar dengan spesifikasi yang dapat berbeda berdasarkan wilayah. Kehadiran bZ4X Touring sekaligus memperluas pilihan kendaraan listrik Toyota di tengah meningkatnya persaingan SUV listrik global.





