Jakarta, 8 Mei 2026 – Aktris muda Ersya Aurelia menyampaikan pesan penting terkait isu pelecehan seksual yang masih menjadi perhatian serius di masyarakat. Dalam pernyataannya, Ersya mengingatkan pentingnya keberanian korban untuk berbicara dan mencari bantuan ketika mengalami tindakan tidak pantas.
Ersya menilai kasus pelecehan seksual sering kali membuat korban merasa takut, malu, atau tertekan untuk mengungkapkan apa yang dialami. Karena itu, ia mengajak masyarakat agar lebih peduli dan tidak menyalahkan korban ketika ada seseorang yang berani menceritakan pengalaman mereka.
Menurutnya, dukungan lingkungan sangat penting dalam membantu korban melewati trauma. Ia menegaskan bahwa korban pelecehan seksual membutuhkan ruang aman untuk didengar dan mendapatkan perlindungan, bukan justru menerima tekanan atau komentar negatif.
Ersya juga mengingatkan pentingnya edukasi mengenai batasan perilaku dan penghormatan terhadap orang lain sejak usia dini. Kesadaran soal consent atau persetujuan dianggap menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya pelecehan seksual di berbagai lingkungan.
Isu pelecehan seksual dalam beberapa tahun terakhir memang semakin banyak dibicarakan publik, termasuk di media sosial dan dunia hiburan. Banyak figur publik mulai menggunakan platform mereka untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan korban dan penegakan hukum.
Selain keberanian korban untuk berbicara, Ersya menilai akses terhadap pendampingan psikologis dan bantuan hukum juga perlu diperkuat. Ia berharap masyarakat tidak menganggap remeh dampak psikologis yang bisa dialami korban dalam jangka panjang.
Sejumlah pengamat sosial menilai peran figur publik dalam menyuarakan isu pelecehan seksual cukup penting karena dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat luas. Dukungan dari tokoh publik juga dianggap mampu mendorong korban lain untuk tidak merasa sendirian.
Di sisi lain, masyarakat diingatkan agar lebih bijak dalam menanggapi kasus pelecehan seksual yang muncul di ruang publik. Penyebaran komentar negatif atau stigma terhadap korban justru dinilai dapat memperburuk kondisi psikologis mereka.
Ersya berharap semakin banyak orang memahami bahwa pelecehan seksual bukan masalah sepele dan harus ditangani dengan serius. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih aman dan saling menghormati.
Pesan yang disampaikan Ersya mendapat perhatian luas dari warganet dan penggemarnya. Banyak yang mengapresiasi keberaniannya membahas isu sensitif tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya empati terhadap korban pelecehan seksual.





