Jordan Henderson mengalami pertandingan yang sulit saat Inggris menghadapi Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski The Three Lions sukses mengamankan tiket ke perempatfinal, gelandang senior tersebut harus mengakhiri laga tanpa sempat tampil di lapangan, menerima kartu kuning, dan mengalami cedera.
Henderson sejatinya masuk dalam daftar pemain cadangan dan dipersiapkan sebagai salah satu opsi untuk memperkuat lini tengah Inggris. Namun, situasi pertandingan membuatnya tidak pernah mendapatkan kesempatan bermain hingga peluit panjang dibunyikan.
Meski tidak turun ke lapangan, Henderson tetap menjadi sorotan setelah menerima kartu kuning dari wasit. Hukuman tersebut diberikan akibat protes yang dilakukannya dari area bangku cadangan saat pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi.
Nasib kurang beruntung sang gelandang belum berhenti di situ. Henderson juga dilaporkan mengalami cedera yang menimbulkan tanda tanya mengenai kondisinya menjelang laga perempatfinal. Belum diketahui seberapa serius masalah yang dialaminya, namun tim medis Inggris akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan tingkat kebugarannya.
Kehilangan Henderson tentu bisa menjadi perhatian bagi tim pelatih. Meski perannya di lapangan mulai berkurang, pengalaman dan kepemimpinannya tetap menjadi aset penting, terutama dalam pertandingan-pertandingan besar di fase gugur.
Inggris sendiri berhasil mengatasi perlawanan Meksiko melalui penampilan yang penuh determinasi. Kemenangan tersebut memastikan langkah mereka ke babak delapan besar, di mana tantangan yang lebih berat sudah menanti.
Pada perempatfinal, Inggris dijadwalkan menghadapi Norwegia yang tengah menikmati performa impresif setelah secara mengejutkan menyingkirkan Brasil. Pertandingan itu diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama memiliki kepercayaan diri tinggi.
Kini perhatian Inggris tidak hanya tertuju pada persiapan menghadapi Norwegia, tetapi juga perkembangan kondisi Henderson. Tim pelatih berharap sang gelandang dapat segera pulih agar bisa kembali memberikan kontribusi, baik di dalam maupun di luar lapangan, saat perjuangan Inggris di Piala Dunia 2026 berlanjut.





