Jakarta, 22 September 2026 – Kylian Mbappe mengungkapkan antusiasmenya menyambut era baru Timnas Prancis bersama Zinedine Zidane. Kapten Les Bleus tersebut menggambarkan kesempatan dilatih Zidane sebagai sebuah perjalanan yang terasa seperti kisah dalam film. Alasannya, hubungan Mbappe dengan legenda sepak bola Prancis itu sudah terjalin sejak dirinya masih berusia belasan tahun. Kini keduanya akan bekerja bersama untuk pertama kalinya di level tim nasional. Zidane resmi menggantikan Didier Deschamps setelah Piala Dunia 2026.
Mbappe mengenang pertemuan dengan Zidane ketika dirinya masih berusia sekitar 13 atau 14 tahun. Saat itu, Zidane menjadi sosok yang menjemput dan membawanya mengunjungi kompleks latihan Real Madrid. Pengalaman tersebut meninggalkan kesan kuat bagi Mbappe yang sejak kecil memang mengidolakan Zidane. Lebih dari satu dekade kemudian, perjalanan keduanya kembali bertemu dalam situasi yang sangat berbeda. Mbappe kini menjadi salah satu pemain utama Real Madrid sekaligus kapten Prancis, sementara Zidane mengambil tanggung jawab sebagai pelatih Les Bleus.
Bagi Mbappe, perubahan hubungan tersebut menjadi sesuatu yang sulit dibayangkan ketika dirinya masih remaja. Ia menyebut situasi ketika Zidane kini menjadi pelatih tim nasionalnya terasa seperti sesuatu yang keluar dari sebuah film. Mbappe juga memberikan penilaian tinggi terhadap kualitas Zidane, baik sebagai figur sepak bola Prancis maupun pelatih. Sebelum keduanya bekerja bersama, Mbappe telah menyebut Zidane sebagai pemain yang sangat merepresentasikan Timnas Prancis. Pengaruh mantan gelandang Real Madrid tersebut dinilainya meninggalkan jejak mendalam dalam sejarah Les Bleus.
Zidane sendiri mengambil alih posisi pelatih setelah berakhirnya masa kepemimpinan Didier Deschamps selama 14 tahun. Federasi Sepak Bola Prancis menunjuk Zidane dengan kontrak empat tahun yang mencakup UEFA Nations League, Euro 2028, hingga Piala Dunia 2030. Penunjukan tersebut sekaligus menandai kembalinya Zidane ke dunia kepelatihan setelah sekitar lima tahun tidak menangani tim sejak meninggalkan Real Madrid. Sebagai pelatih klub, Zidane memiliki rekam jejak menonjol dengan membawa Madrid meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun. Kini tantangan berikutnya adalah mempertahankan Prancis sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola internasional.
Kedatangan Zidane tidak mengubah status Mbappe sebagai kapten Timnas Prancis. Pelatih berusia 54 tahun itu telah memastikan penyerang Real Madrid tersebut tetap memegang ban kapten Les Bleus. Keputusan itu melanjutkan peran kepemimpinan yang dijalani Mbappe sejak dipercaya Deschamps pada 2023. Namun, Zidane masih memiliki ruang untuk melakukan perubahan dalam aspek permainan, termasuk posisi Mbappe di lini depan. Sang pelatih membuka kemungkinan menggunakan Mbappe dari sisi kiri serangan dan tidak selalu menempatkannya sebagai penyerang tengah.
Mbappe memandang pergantian pelatih sebagai fase baru yang akan memberikan pengalaman berbeda kepada seluruh pemain Prancis. Sebagian besar pemain generasi sekarang sebelumnya terbiasa bekerja di bawah arahan Deschamps sehingga kehadiran Zidane membawa pendekatan baru. Meski menyadari perubahan tersebut membutuhkan adaptasi, Mbappe optimistis proses transisi dapat berjalan dengan baik. Ia juga menilai kualitas pemain yang dimiliki Prancis memberikan fondasi kuat bagi Zidane untuk membangun tim. Hubungan yang telah terjalin antara Mbappe dan Zidane sejak lama menjadi salah satu cerita menarik menjelang dimulainya era baru Les Bleus.
Zidane dijadwalkan menjalani pertandingan pertamanya sebagai pelatih Prancis ketika menghadapi Turki dalam UEFA Nations League. Setelah itu, Les Bleus akan menghadapi Belgia dan Italia dalam rangkaian pertandingan internasional berikutnya. Laga-laga tersebut menjadi kesempatan awal untuk melihat perubahan yang diterapkan Zidane setelah menggantikan Deschamps. Bagi Mbappe, pertandingan itu sekaligus menjadi awal kerja sama resmi dengan sosok yang pernah membawanya mengunjungi Real Madrid ketika masih remaja. Perjalanan dari seorang penggemar muda hingga menjadi kapten yang dilatih idolanya membuat kerja sama Mbappe dan Zidane menjadi salah satu babak baru yang menarik bagi Timnas Prancis.





